IMPLEMENTASI PROGRAM DESA KORPORASI SAPI DI KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN

Authors

  • Imelda Delima Anggraeni Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti, Palembang
  • Edwar Juliartha Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang
  • Faizal Daud Universitas Muhammadiyah, Palembang
  • Suandi Suandi Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang
  • Abdul Rauf Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Sjakhyakirti, Palembang

DOI:

https://doi.org/10.48093/jiask.v9i1.485

Keywords:

Implementasi Program, Desa Korporasi Sapi, Peternak, Koperasi, Kecamatan Air Kumbang

Abstract

Program Desa Korporasi Sapi (DKS) merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam pengembangan peternakan berbasis korporasi petani yang diarahkan untuk meningkatkan produksi daging sapi, memperkuat kelembagaan ekonomi peternak, dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Desa Korporasi Sapi di Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menjelaskan manfaat program bagi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Informan penelitian berjumlah sembilan orang yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, koperasi, pendamping, kelompok peternak, penyuluh pertanian, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan media review, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan Kecamatan Air Kumbang sebagai lokasi program pada dasarnya tepat karena memiliki potensi peternakan dan kawasan perkebunan kelapa sawit. Komunikasi antar pihak berjalan melalui kunjungan, pelatihan, rapat koordinasi dan komunikasi melalui media digital, walaupun komunikasi dari anggota kelompok kepada pembina masih perlu diperkuat. Dukungan sumber daya finansial anggota cukup baik, sedangkan kualitas sumber daya manusia masih membutuhkan penguatan kapasitas manajerial. Disposisi pelaksana tergolong baik dan ditunjukkan melalui komitmen desa, pemerintah, koperasi, pendamping, serta kelompok peternak. Struktur kelembagaan melalui Koperasi Dekopi Aka Jaya juga telah terbentuk. Namun, implementasi belum mencapai tujuan sebagai sentra produksi daging secara optimal karena masalah kesehatan ternak, kegagalan sebagian inseminasi buatan, keterbatasan jaringan pasar, kondisi jalan, fluktuasi ketersediaan pakan akibat musim, dan belum berhasilnya pemanfaatan pelepah sawit sebagai pakan. Program tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial, termasuk tambahan pendapatan, pemanfaatan kotoran sapi sebagai pupuk organik, penguatan kerja sama, dan potensi pengurangan biaya pada usaha perkebunan. Penguatan pendampingan, pelatihan manajemen, kesehatan ternak, pakan, pemasaran, dan pengawasan berkelanjutan diperlukan agar program lebih mandiri dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-09-19

How to Cite

Anggraeni, I. D., Juliartha, E. ., Daud, F. ., Suandi, S., & Abdul Rauf. (2026). IMPLEMENTASI PROGRAM DESA KORPORASI SAPI DI KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 9(1), 157–176. https://doi.org/10.48093/jiask.v9i1.485

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>