Faktor-Faktor Pendorong Petani Karet Menjual Bokarnya Ke Pasar Karet Di Desa Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim

Authors

  • Putri Lestari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin
  • Kuwatno Kuwatno Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sjakhyakirti Palembang
  • Sukardi Sukardi Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sjakhyakirti Palembang
  • Nur Ahmadi Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sjakhyakirti Palembang

DOI:

https://doi.org/10.48093/jimanggis.v7i1.416

Keywords:

Harga Bokar, Pendapatan Petani Karet, Faktor Pendorong

Abstract

Salah satu komoditas utama di Provinsi Sumatera Selatan ialah tanaman karet yang merupakan komoditas penting dalam menunjang perekonomian negara. Hal ini dikarenakan pada provinsi Sumatera Selatan banyak petani yang mengandalkan komoditi karet sebagai salah satu sumber mata pencaharian utama dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidup. Kabupaten Muara Enim merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sumbangan terbesar kedua terhadap produksi karet yang terus mengalami pertumbuhan yang cukup baik terhadap pertanian karet dengan pola pemasaran terbuka yang mengalami perkembangan. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Muara Enim, 2022, Luas areal dan produksi tanaman karet di Kabupaten Muara Enim  adalah 148.377 Ha dan produksi 172.940,02 Ton dengan produktivitas 1,165 Ton/Ha. Kecamatan Sungai Rotan merupakan kecamatan dengan luas areal karet terbesar kesepuluh di Kabupaten Muara Enim dengan luas areal sebesar 8.368 Ha dan produksi 9.012,67 ton dengan produktivitas 1,07 Ton/Ha. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata harga bokar yang di peroleh petani karet di Desa Sukarami yakni Rp 7.500. Rata-rata pendapatan yang diperoleh petani karet Desa Sukarami yakni Rp 2.400.000.- . Faktor internal dan eksternal merupakan faktor- faktor pendorong petani karet di Desa Sukarami untuk menjual bokarnya di pasar karet terbuka. Faktor internal yang mendorong petani menjual bokarnya di pasar karet terbuka adalah kenyamanan dalam mendapatkan harga yang sesuai, kualitas dan mutu dari bokar dan transaksi yang mudah dan langsung secara cash. Sedangkan, Faktor eksternal  adalah harga yang di tawarkan relatif lebih tinggi, lokasi pasar karet terbuka tidak terlalu jauh dari kebun dan tempat tinggal, sistem pasar yang bebas dan tertib, petani dapat mendapatkan harga sesuai kualitas bokarnya.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Lestari, P., Kuwatno, K., Sukardi, S., & Ahmadi, N. . (2026). Faktor-Faktor Pendorong Petani Karet Menjual Bokarnya Ke Pasar Karet Di Desa Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim. Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis), 7(1), 31–46. https://doi.org/10.48093/jimanggis.v7i1.416