COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA: STUDI KASUS DESA MANDALASARI KABUPATEN GARUT

Authors

  • Yasmin Putri Sabina Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Garut
  • Rostiena Pasciana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Garut
  • Zulkifli Adnan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.48093/jiask.v9i1.478

Keywords:

Bencana, DESTANA, Kolaborasi, Masyarakat, Mitigasi Bencana

Abstract

Kabupaten Garut memiliki risiko bencana alam yang sangat tinggi. Pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia dalam upaya mitigasi, sehingga sinergi lintas sektor mutlak diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelenggaraan program Desa Tangguh Bencana di Desa Mandalasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, menggunakan pendekatan tata kelola kolaboratif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus di desa percontohan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aktor garda terdepan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaboratif di Desa Mandalasari telah berjalan terpadu melalui proses musyawarah dan gotong royong yang sukses membangun kepercayaan warga. Namun, kondisi awal dan desain kelembagaan masih memerlukan penguatan akibat birokrasi yang kaku dan hambatan komunikasi lintas dinas. Hasil penelitian menunjukkan, tata kelola kolaboratif merupakan pendorong utama ketangguhan desa. Pemerintah daerah disarankan untuk lebih mengintegrasikan kebijakan lintas sektor agar program kesiapsiagaan dapat berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-09-19

How to Cite

Putri Sabina, Y., Pasciana, R., & Adnan, Z. (2026). COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA: STUDI KASUS DESA MANDALASARI KABUPATEN GARUT. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 9(1), 119–138. https://doi.org/10.48093/jiask.v9i1.478