MODAL SOSIAL MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETANI PADI DI DESA MERAH MATA KECAMATAN BANYUASIN I KABUPATEN BANYUASIN

  • Marzuki HD Kepala PT. Gandha Tahta Prima
Keywords: Modal Sosial, Petani, Peningkatan, Produktivitas

Abstract

Peranan modal dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, namun tidak banyak orang mengetahui bahwa bertambahnya modal manusia dan modal sosial dapat menaikkan produktivitas. Produktivitas petani padi di Desa Merah Mata kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin Rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian kepercayaan, partisipasi, jaringan, dan norma sosial dalam meningkatkan produktivitas petani di Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin (Studi Kasus pada Petani Padi). Pada penelitian ini modal sosial diukur melalui empat aspek yaitu kepercayaan, partisipasi, jaringan dan norma sosial. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Informan pada penelitian ini terdiri dari 10 (sepuluh) orang yaitu ketua kelompok tani dan petani. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif yaitu, reduksi data, penyajian atau display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa modal sosial aspek kepercayaan, partisipasi, jaringan, dan norma sosial meningkatkan produktivitas petani di Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin (Studi Kasus pada Petani Padi). Namun pada aspek jaringan, dari hasil penelitian terindikasi rendah, karena mereka tidak memiliki jaringan di luar kelompok mereka sendiri. sehingga mereka merasa perlu untuk bergabung dengan kelompok tani lain atau asosiasi pertanian. Untuk itu perlu ditingkatkan lagi modal sosial pada aspek jaringan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mendorong dan membimbing petani agar mampu bekerjasama secara kelompok. Selain itu peningkatan produktifitas juga terlihat dari meningkatnya angka produktifitas yaitu sebesar 28,25 kg/ hektar. Produktivitas pada tahun tersebut (2018) mengalami kenaikan sebesar 0,78 kg/hektar dari tahun sebelumnya (2017).

Published
2020-06-15